Logistik Pemilu Sampai Kecamatan, Sejumlah Kekurangan Ditemukan

Distribusi logistik pemilu sudah sampai tingkat kecamatan. Setelah dilakukan pengecekan oleh masing-masing Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) sejumlah masalah masih ditemukan.

 

Oleh Tomi Herlambang 13 Apr 13:38
image Anggota KPPS memeriksa logistik pemilu yang akan digunakan di TPS mereka (sumber: Halopacitan/Tomi Herlambang)

Halopacitan, Arjosari— Di Kecamatan Arjosari Sabtu (13/04/2019) terlihat ratusan anggota KPPS sibuk melakukan pengecekan logistik untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) mereka.

Menurut keterangan salah satu anggota PPK Kecamatan Arjosari Zaenal Arifin, di Arjosari cek logistik untuk 145 TPS oleh masing-masing KPPS sudah dimulai dari kemarin. Menurut Zaenal Arifin, cek yang dilakukan terkait surat suara sesuai DPT ditambah cadangan 2%, kemudian kondisi kotak suara dan kelengkapan yang lain seperti tinta maupun kertas plano. "Hari ini untuk cek delapan desa dan kemarin sudah dilakukan untuk sembilaan desa," katanya.

Berdasar hasil cek logistik yang dipimpin langsung oleh Ketua PPK Kecamatan Arjosari Kabib Soleh, ditemukan beberapa kekurangan logistik sejumlah TPS seperti kekurangan surat suara, kekeliruan pengiriman flano antara DPRD tingkat II dengan DPR pusat dan kotak suara yang belum terkirim.

"Seperti tadi di TPS 1, 3 dan 9 Desa Kedungbendo kotak suara belum terpenuhi, lalu untuk TPS 7 Desa Tremas untuk semua logistik belum dikirim karena merupakan TPS tambahan", ucap Kabib.

Kabib juga menjelaskan setelah semua dicek, logistik dikembalikan ke gudang PPK untuk kemudian pada 14 April kotak suara akan di segel oleh PPK yang akan disaksikan oleh KPUD serta diawasi oleh Panwascam sebelum didistribusikan ke masing-masing PPS desa pada 15 April. Sedangkan kekurangan yang ada ditemukan akan dilengkapi pada 16 April.

img

Pacitan Bangkit

Banjir besar dan tanah longsor yang menimpa ribuan saudara kita di Pacitan pada 28 November 2017 lalu adalah kesedihan kita bersama. Bagi yang lahir dan hidup di Pacitan saat ini, mungkin inilah bencana terbesar, terdahsyat dan yang terbanyak menimbulkan korban jiwa.