Obat Tertinggal di Hotel, Mungkin Harus Digendong Usai Lempar Jumrah

Seorang jemaah haji asal Pacitan terpaksa digendong untuk menjalankan prosesi melempar jumrah karena kondisi badannya yang lemah.

Oleh Editor 23 Aug 15:42
image Mungkin, jemaah haji asal Pacitan yang harus digendong (sumber: Istimewa)

Halopacitan, Pacitan—Mungkin, jemaah haji asal Pacitan tidak kuat berjalan untuk kembali ke hotel,

"Bapak Mungkin yang tidak kuat jalan terpaksa digendong oleh mas Anas," kata Arbangi, S.Sos, jemaah haji Pacitan yang berada di tanah suci, melalui percakapan grup WhatsApp Haji Pacitan 2018. Kamis,(23/08/2018).

Dia menuturkan kondisi Mungkin lemah karena obat yang seharusnya dikonsumsi tertinggal di hotel yang ditempati sebelum melaksanakan wukuf.

"Obatnya katanya tertinggal di hotel. Tapi alhamdulillah, setelah digendong beberapa saat, kemudian mendapat fasilitas kursi roda dari panitia penyelenggara haji," imbuhnya.

Sementara, Bambang Purnomo, jemaah haji lainnya dari Pacitan saat dihubungi Halopacitan, menuturkan selama pelaksanaan wukuf di Araah berjalan lancar, bahkan kondisi fisiknya pun hingga saat ini dirasanya masih bugar. 

"Alhamdulillah kondisi badan hingga saat ini masih fit, semoga hingga usai pelaksanaan ibadah haji nanti, semua jemaah haji Pacitan diberi kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke tanah air," tuturnya. (Sigit Dedy Wijaya).

img

Nyambung Paseduluran, Sebuah Nilai Agung Milik Wong Pacitan

Badai Siklon Cempaka yang telah melanda Kabupaten Pacitan telah membuka mata kita semua. Bencana yang meluluhlantakkan kabupaten di Jawa Timur ini nyatanya semakin membuktikan satu budaya masyarakat: Nyambung Paseduluran (menyambung persaudaraan).