Setelah Ambruk, Jembatan Banjarsari II Hanyut Diseret Banjir

Harapan Jembatan Banjarsari II yang roboh beberapa waktu lalu bisa diperbaiki semakin kecil karena kini jembatan tersebut justru lenyap tersapu banjir Rabu (06/03/2019) lalu.

Oleh Tomi Herlambang 11 Mar 13:51
image Jembatan Banjarsari II yang terseret banjir (sumber: Halopacitan/Tomi Herlambang)

Halopacitan, Pacitan—Seperti diketahui Jembatan Banjarsari II roboh Jumat (25/03/2019) lalu tanpa alasan yang belum jelas. Akibat banjir beberapa waktu lalu badan jembatan terseret arus sungai kurang lebih tujuh meter  dan melintang di tengah sungai sehingga mengundang kekhawatiran warga sekitar.

Tambeng (58) warga Dusun Karangasri Desa Banjarsari menuturkan tebing di kanan kiri jembatan itu mudah sekali terkikis. "Ini kan bangkai jembatan malah jadi seperti bendungan, nanti kalau ada banjir lagi air pasti melompat ke samping. Yang dihantam permukiman di barat dan persawahan di sisi timur,” jelas Tambeng.

Senada dengan Tambeng, Gatot Purwanto Kepala Desa Banjarsari juga menyampaikan keprihatinan akan nasib jembatan Banjarsari II. " Dahulu sebelum bencana banjir 2017, jembatan itu merupakan salah satu akses utama kendaraan roda dua. Yang melintasi tidak hanya warga kami, namun masyarakat Tambakrejo dan Gunungsari banyak yang menggunakan. Lalu kemarin dibangun ulang tetapi belum sempat kami gunakan malah sudah roboh, sekarang hanyut,” ujarnya.

Gatot berharap, kondisi ini segera diatasi oleh pihak terkait. Apalagi posisi reruntuhan jembatan yang melintang  mengancam terjadinya erosi. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak BBPJN VIII Wilayah Pacitan dan juga pihak-pihak lain yang terkait. Apapun permasalahannya ia berharap segera teratasi dan pekerjaan segera diselesaikan dengan baik. "Semoga sebelum lebaran idul fitri jembatan Banjarsari II sudah dapat dilewati," ucapnya.

img

Pacitan Bangkit

Banjir besar dan tanah longsor yang menimpa ribuan saudara kita di Pacitan pada 28 November 2017 lalu adalah kesedihan kita bersama. Bagi yang lahir dan hidup di Pacitan saat ini, mungkin inilah bencana terbesar, terdahsyat dan yang terbanyak menimbulkan korban jiwa.