Sholat Id di Baleharjo, Infaq Jamaah Terkumpul 40 Juta Rupiah

Diikuti lebih dari seribu jamaah, sholat Idul Fitri yang dilaksanakan di Lapangan Manggala Sakti Pacitan berjalan tertib dan khidmat

Oleh Tomi Herlambang 05 Jun 18:30
image Sholat Idulfitri di Baleharjo (sumber: Halopacitan/Tommi Herlambang)

Halopacitan, Pacitan— Suasana lapangan Manggala Sakti yang terkenal sebagai salah satu homebase klub sepakbola Mandau Utama FC, klub lokal yang cukup disegani di lingkup masyarakat Pacitan, pagi ini terasa berbeda. Ribuan orang tua-muda, laki- laki dan perempuan tumpah ruah memadati lapangan tersebut untuk mengikuti sholat ied yang diselenggarakan panitia sholat ied takmir Masjid Darussalam Kelurahan Baleharjo, Kecamatan Pacitan.

Dengan imam sholat Sarengat S.Ag dan khotibnya Drs. Mukhtaruddin, kotbah sholat ied tahun ini mengambil tema persatuan. Ibadah sholat yang di mulai tepat pada pukul 06.35 WIB tersebut dilalui dengan hikmat oleh para jamaah. Bahkan pada saat kotbah, tidak tampak satupun jamaah yang meninggalkan area. Wajah bahagia dan haru tampak tersirat di raut wajah para jamaah.

Wahyu Hidayat, salah seorang jama'ah yang sempat diwawancarai mengaku bukan warga Baleharjo, ia yang sebenarnya kelahiran Baleharjo telah 21 tahun meninggalkan Pacitan dan sekarang berdomisili di ibukota. Meskipun begitu, hampir setiap tahun ia selalu pulang ke Pacitan untuk sungkem kedua orang tuanya juga bersilaturahmi kepada kerabat dan tetangga saat masa kecilnya. "Salah satu ajang silaturahmi ya seperti saat ini, setelah sholat kita dapat saling bersalaman, saling mengabarkan dan memaafkan," jelasnya.

Meskipun dilaksanakan di lapangan, menurut Wahyu hal itu tidak mengurangi kekhusukan dan hikmat dalam mengikuti rangkaian acara. Bahkan ia berpendapat melaksanakan sholat dilapangan lebih nyaman daripada di masjid yang terbatas tempatnya. "Sebenarnya Masjid Darussalam sudah besar, halamannya pun luas, namun jika untuk sholat ied tetap tidak muat karena jumlah jamaah bertambah hampir empat kali lipat," Jelasnya. Selain hal itu kurangnya lahan parkir di masjid juga menjadi kendala. "Intinya untuk sholat ied, di sini lebih nyaman jika di lapangan," lanjutnya.

Sehabis rangkaian acara, panitia penyelenggara juga mengumumkan perolehan infaq dari jamaah sholat idul fitri tahun ini dimana jumlah uang mencapai Rp 40 juta lebih.  Menurut Ketua Takmir Masjid Darussalam Dawamhuri, SH. MM. walaupun tahun kemarin juga mencapai puluhan juta namun tahun ini mengalami peningkatan luar biasa. "Jamaah kami perkirakan seribuan orang, jika kita bikin rata-rata setiap orangnya berinfaq Rp 40.000. Alhamdulillah semoga ini menjadi berkah untuk semua," ucapnya.

img

Pacitan Bangkit

Banjir besar dan tanah longsor yang menimpa ribuan saudara kita di Pacitan pada 28 November 2017 lalu adalah kesedihan kita bersama. Bagi yang lahir dan hidup di Pacitan saat ini, mungkin inilah bencana terbesar, terdahsyat dan yang terbanyak menimbulkan korban jiwa.