Stres Karena Pemilu? Coba Cara-Cara Ini Untuk Mengatasinya

Indonesia baru saja menggelar pemilu legislatif dan presiden pada Rabu (17/04/2019). Salah satu yang mungkin muncul setelah pemilihan adalah stres terutama dialami oleh pada calon anggota legislatif (caleg).

 

 

Oleh AZ 18 Apr 16:06
image ilustrasi (sumber: istimewa)

Halopacitan, Pacitan—Hasil buruk setelah kerja keras dan tentu biaya besar dikeluarkan bisa membawa seorang calon legislatif (caleg). Jangan khawatir, stres pasca pemilu adalah hal yang wajar. Namun, jangan sampai rasa stres mengganggu kehidupan Anda setelahnya.

Menurut Indah, Yuni. Manajemen Stress Calon Anggota Legislatif Pasca Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014  sebagaimana dikutip doktersehat.com mengatakan ada beberapa tips atau cara mengatasi stres pasca pemilu yang perlu diketahui dan diterapkan.

1. Berolahraga

Sedih dan kecewa pasca kalah dalam pemilu adalah hal yang wajar. Namun jika dibiarkan berlarut-larut, hal tersebut akan menyebabkan rasa stres yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental Anda.

Agar terhindar dari hal tersebut, salah satu cara mengatasi stres pasca pemilu yang patut dicoba adalah berolahraga, baik itu olahraga ringan atau berat sekalipun. Aktivitas olahraga telah terbukti secara medis mampu meningkatkan kadar endorfin, yakni senyawa yang menghasilkan perasaan senang dan tenang pada tubuh.

2. Travelling

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2016 dan melibatkan sejumlah ‘caleg gagal’ di gelaran pemilu legislatif tahun 2014 menyampaikan perihal bagaimana para caleg mengelola stres mereka pasca kalah dalam perebutan kursi parlemen.

Dari pernyataan yang diberikan oleh salah seorang caleg, diungkapkan bahwasanya bepergian atau travelling ke suatu tempat seperti pantai dinilai efektif untuk meredakan ras stres mendalam yang sedang dialami.

3. Berkumpul Bersama Keluarga

Berkumpul bersama keluarga dan meminta dukungannya adalah cara mengatasi stres pasca pemilu yang efektif.

Masih dari studi yang sama, caleg lainnya mengungkapkan bahwa sehabis dirinya dinyatakan kalah dalam pemilu, maka hal yang pertama ia lakukan adalah berkumpul bersama istri dan keluarganya, lalu melakukan kegiatan berkebun bersama. Hal ini menurutnya cukup membantu dalam mengatasi rasa stres yang ia derita pasca kalah dalam pemilu legislatif 2014.

Dukungan dari keluarga memang merupakan ‘obat’ mujarab dalam meredakan rasa sedih, kecewa, dan stres yang menyerang diri, tak hanya dalam kondisi kalah pemilu, namun juga di momen-momen tidak menyenangkan lainnya.

4. Meluangkan Waktu Sendiri

Kendati kehadiran keluarga maupun orang-orang terdekat sangat penting, namun ada kalanya Anda perlu untuk meluangkan waktu untuk sejenak menyendiri dan sembunyi dari hiruk-pikuk kehidupan. Cara mengatasi stres pasca pemilu ini efektif untuk mengembalikan mood dan semangat Anda yang gilang akibat kalah dalam kontestasi politik 5 tahunan tersebut.

Anda bisa menggunakan me-time tersebut untuk melakukan sejumlah kegiatan positif, misalnya jalan santai di pagi hari, yoga, hingga yang tak kalah penting yaitu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha esa.

5. Berkonsultasi Dengan Psikiater

Menjelang gelaran pemilu, sejumlah media kerap memberitakan tentang rencana sejumlah rumah sakit tertentu—terutama Rumah Sakit Jiwa (RSJ)—untuk menyediakan layanan khusus bagi para ‘caleg stres’.

Apa yang dilakukan sejumlah rumah sakit tersebut sesungguhnya langkah tepat. Aktivitas konseling dengan psikiater adalah cara mengatasi stres pasca pemilu yang sudah sepatutnya dilakukan, karena biar bagaimanapun, penanganan medis didukung oleh dokter ahli dan medium pengobatan yang telah disesuaikan sehingga efektivitas penyembuhannya bisa lebih terlihat.

6. Minum Vitamin

Mengonsumsi vitamin seperti vitamin B dan minyak hati ikan kod yang mengandung asam lemak omega-3 dipercaya mampu meningkatkan mood dan mengatasi rasa stres.

7. Siap ‘Nyaleg’, Siap Kalah

Terakhir, salah satu penyebab munculnya stres pasca pemilu adalah perasaan tidak terima akan kekalahan yang dialami. Oleh sebab itu, cara mengatasi stres pasca pemilu yang harus dilakukan adalah menanamkan mindset ‘siap nyaleg, siap kalah’. Dengan begitu, calon wakil rakyat menjadi lebih siap untuk menghadapi segala kemungkinan sehingga bisa lebih tenang dalam mengikuti proses pemilihan umum (pemilu).

Sikap tenang inilah yang menjadi kunci penting bagi seorang caleg untuk senantiasa terhindar dari rasa kecewa berujung stres manakala nantinya ia dinyatakan kalah dalam perebutan kursi legislatif.

img

Bencana 28 November Menyatukan Warga di Perantauan

Tidak ada yang menginginkan bencana, tetapi juga tidak ada yang mampu menolaknya. Ketika keputusan Tuhan datang, yang bisa dilakukan hanyalah menerima dan menjalaninya. Tetapi selalu ada hikmah dari setiap bencana yang datang.