Minggu, 07 April 2019 13:44 WIB
Penulis:AZ

Halopacitan, Tegalombo—Soirah sejak Kamis (04/04/2019) April 2019 belum pulang ke rumahnya. Sebelum menghilang, Soirah pamit kepada keluarganya di rumah untuk menjaga sawah dan ladangnya di dekat Sungai Bandu yang merupakan anak sungai Grindulu. Namun ketika suami dan anaknya menyusul ke ladang, pada pukul 14.00 WIB yang bersangkutan tidak ditemukan.
Setelah dicari beberapa saat tidak ketemu, pihak keluarga melaporkan hal tersebut kepada aparat desa yang kemudian diteruskan kepada Babinkamtibmas Desa yang bersama-sama warga yang lain kembali melakukan pencarian.
Dari upaya lebih lanjut pada pukul 15.00 wib diketemukan sebuah caping dan celana pendek legging yang diakui keluarga sebagai milik Soirah tergeletak di dekat aliran Sungai Gandu yang pada saat itu sedang banjir besar.
"Kemarin pencarian melibatkan pihak Kepolisian, TNI, SAR dan beberapa elemen masyarakat dari Banser. Hari ini pencarian juga masih kita lanjutkan bersama masyarakat," jelas Babinkamtibmas Desa Tahunan Brigadir Polisi Agus Saryono.
Kepala Desa Tahunan Suharno mengatakan Soirah selama ini dikenal mengalami gangguan jiwa kambuhan dan beberapa hari sebelumnya diketahui penyakitnya tersebut kambuh.
"Yang bersangkutan memang mengalami gangguan jiwa. Sudah 10 tahun, kadang sembuh kadang kumat. Nah kemarin waktu dilaporkan hilang itu yang bersangkutan sedang kumat," jelasnya.
Bagikan