Kamis, 27 Juni 2019 11:22 WIB
Penulis:AZ

Hepatitis A adalah peradangan organ hati karena infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang akan mengganggu kerja organ hati ini dapat menular dengan mudah, melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi virus.
Virus hepatitis A dapat menyebar dengan mudah melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi tinja penderita hepatitis A.
Dikutip dari berbagai sumber seseorang lebih mudah terkena hepatitis A jika memiliki kondisi antara lain mengunjungi atau tinggal di daerah yang terdapat banyak kasus hepatitis A. Selain itu melakukan hubungan intim dengan penderita hepatitis A, dan tinggal serumah dengan penderita.
Gejala hepatitis A muncul beberapa minggu setelah penderita tertular virus tersebut. Gejala yang paling disadari oleh penderita hepatitis A adalah perubahan warna mata dan kulit menjadi kuning. Tetapi sebelum timbulnya penyakit kuning, penderita dapat mengalami beberapa kondisi seperti demam, lemas, mual dan muntah, warna urine gelap serta warna tinja pucat.
Hepatitis A akan sembuh dengan sendirinya karena sistem kekebalan tubuh penderita dapat membasmi virus tersebut. Hingga yang perlu dilakukan penderita adalah memperkuat kondisi tubuh dengan makanan bergizi dan istirahat yang cukup.
Selain itu, penting bagi penderita untuk menjaga kebersihan untuk mencegah penularan ke orang lain. Penderita yang sembuh akan memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit ini.
Meksi hepatitis A tidak menyebabkan penyakit liver kronis dan jarang berakibat fatal, penyakit ini berpotensi menyebabkan gagal hati, terutama pada lansia dan orang yang sudah menderita penyakit liver kronis sebelumnya.
Bagi yang masih sehat, pencegahan terhadap penyakit ini bisa dilakukan dengan melakukan vakisnasi hepatitis A, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menghindari konsumsi makanan mentah atau setengah matang.
Bagikan