Senin, 11 Februari 2019 19:08 WIB
Penulis:AZ

Halopacitan, Pacitan—Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pacitan, Ir. Budiyanto mengatakan, Pemkab telah menganggarkan sejumlah Rp47 miliar lebih untuk rehabilitasi dan pemeliharaan jalan pada sektor pariwisata.
"Tahun 2019 ini masih fokus garap akses menuju pariwisata, terutamanya di wilayah selatan," ujarnya, Senin (11/02/2019).
Budiyanto mengatakan, pengembangan pembangunan tersebut ditujukan ke beberapa ruas jalan menuju objek wisata pantai atau penyambung lintas kawasan wisata pantai terdekat, seperti Pantai Watukarung, Srau, Ngiroboyo, Klayar, Buyutan, dan juga Banyu Tibo. Sehingga pengunjung tidak harus memutar melalui jalur utama, ketika hendak berkunjung ke objek wisata terdekatnya.
Menurutnya, akses menuju Pantai Watukarung saat ini sudah bisa dibilang mulus, akan tetapi dari arah Watukarung menuju ke Klayar bukan melalui jalur utama diakuinya masih cukup sulit untuk dilalui.
"Jadi akses destinasi wisata ini yang masih kita prioritaskan untuk mendukung pariwisata Pacitan. Kami juga berharap kepada warga setempat dapat membantu untuk merawat jalan," katanya.
Disinggung soal akses wisata menuju pemandian air hangat di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, terutama jalan di Desa Gayuhan yang beberapa waktu lalu dikeluhkan warga, pihaknya belum bisa berbuat lebih banyak, mengingat jalur tersebut masih menjadi akses bagi kendaraan berat proyek pembangunan Waduk Tukul di Desa Karanggede.
"Kemungkinan setelah pembangunan Waduk Tukul selesai dikerjakan baru digarap jalannya,'' imbuh Budi singkat.
Bagikan