Pemuda Ini Sulap Kaca Bekas Jadi Akuarium Bernilai Tinggi

Minggu, 27 Januari 2019 15:54 WIB

Penulis:AZ

Ngudi Hayuningtyas sedang menyelesaikan akuarium buatannya
Ngudi Hayuningtyas sedang menyelesaikan akuarium buatannya undefined

Halopacitan, Pringkuku – Berawal dari keperihatinanya akan banyaknya limbah kaca, di sekitar lingkunganya, Ngudi Hayuningtyas (23) menyimpan limbah material bangunan tersebut supaya tidak mencelakai orang.

“Awalnya itu banyak kaca dibuang sembarangan, karena potongan enggak sempurna, kadang bekas pecah, kadang enggak sesuai ukuran itu saya kumpulkan biar enggak mengenai orang,” ucapnya saat ditemui Halopacitan Minggu (27/01/2019).

Seiring berjalannya waktu pemuda asal Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku itu mulai, berfikir untuk memanfaatkan limbah kaca tersebut. Berbekal alat pemotong dan lem kaca ia mulai mengiris kaca sesuai bentuk keinginannya untuk dibuat menjadi akuarium. 

Sementara potongan kaca yang lebih kecil sebagai bahan vas bunga. “Kalau pas pertama sempat gagal juga, tapi terus nyoba kemudian bisa. Kan enggak semua potongan kaca kepakai, kalau yang kecil itu biasanya dibikin pot bunga buat dipajang di ruang tamu,” tambahnya.

Dia juga menambah sentuhan seni di barang buatannya termasuk aquaspace yakni menghias bagian dalam aquarium dengan berbagai objek. “Kalau hanya kaca akuarium saja enggak akan dilirik orang. Harus di bikin yang lebih seni dan juga natural, ” ungkapnya.

Berbekal kepiawaiannya mengutak-atik bebatuan dan merawat aneka  tumbuhan, membuatnya tidak kesulitan dalam mengkonsep bermacam-macam ornamen yang dibutuhkan untuk membuat aquascape maupun pludarium.

“Sebenarnya awalnya hanya menghayal, bayangin kehidupan di bawah air, jadinya buatnya enggak susah. Ya yang penting sering eksperimen dengan banyak jenis pasir, batu dan juga tumbuhan,” katanya.

Berkat hobinya itu ia kini kembanjiran pesanan. Iapun mematok harga mulai Rp200.000 hingga Rp1 juta  , tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya. “Kalau aquascape sekarang ada sekitar lima buah, kalau pludarium ada sekitar tujuh buah,” pungkasnya.