Senin, 11 Desember 2017 08:05 WIB
Penulis:IW

Akibatnya, hampir seluruh warga yang berada di area rawan terdampak harus dievakuasi untuk menghindari bencana tanah longsor yang bisa menyebabkan korban jiwa. "Malam ini tadi proses evakuasi sedang dilakukan," kata Handi PULA.
Menurut Handi, proses evakuasi cukup sulit karena sebagian warga masih ingin bertahan hingga persuasi kemudian dilakukan oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompika) Arjosari untuk membujuk warga bersedia mengungsi untuk alasan keamanan dan keselamatan mereka.
"Ya, anggota saya dipimpin Danramil Arjosari di lokasi untuk memastikan proses evakuasi dilakukan dan warga berada pada radius aman," kata Komandan Kodim Pacitan Letkol (Kav) Aristoteles Lawitang melalui pesan percakapan whatsapp sebagaimana dilansir Antara.
Sebagaimana informasi tim Rescue RAPI, Dandim Aristoteles mengkonfirmasi lokasi penampungan sementara dikonsentrasikan pada tiga titik, yakni di Ponpes Roudoh Al-Hikam, gedung SMK Arjosari, dan di Balai Desa Mangunharjo.
Banyak warga yang diungsikan, termasuk ibu-ibu dan anak-anak, sehingga membuat proses evakuasi memerlukan waktu lama.
Pada sekitar pukul 18.00 WIB, jumlah pengungsi yang sudah berada di lokasi penampungan sementara baru 45 orang.
Namun jumlah warga yang mengungsi terus bertambah seiring proses evakuasi yang terus dilakukan tim SAR gabungan setempat dibantu relawan dan warga hingga larut malam. Handi mengatakan lokasi atau medan yang cukup berat serta cuaca menjadi kendala dalam upaya evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan serta relawan, kata Handi.
Bagikan