Zakat di Pacitan Terkumpul Rp2,1 Miliar

Kamis, 22 Februari 2018 14:41 WIB

Penulis:AZ

Istighozah dan pentasarufan dana Baznas di Pendopo Kabupaten Pacitan Kamis (22/02/2018)
Istighozah dan pentasarufan dana Baznas di Pendopo Kabupaten Pacitan Kamis (22/02/2018) undefined

Halopacitan, Pacitan--Kepala Baznas Pacitan, KH.Sodik Sudjak menyatakan dana yang sudah disalurkan mencapai Rp1,8 miliar.

“Hingga akhir Desember Rp1,8 miliar sudah disalurkan dan sisanya akan kita salurkan mulai hari ini,” kata KH Sodik Sudjak setelah acara istighosah, doa bersama dan pentasarufan dana Baznas, di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (22/2/2018).

Penyaluran dana umat ini dilakukan dalam berbagai bentuk baik berupa uang maupun kegiatan sosial seperti  khitanan massal dan santunan.

Di bagian lain dia juga menanggapi zakat bagi PNS yang menurutnya semakin tinggi. Tahun pertama dana zakat PNS di Kabupaten Pacitan yakni pada 2006 terkumpul Rp36 juta dan jumlah itu terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Tahun ini kita lihat kesadarannya cukup tinggi. Dan sama sekali tidak ada unsur keberatan dari PNS. Makanya kita imbau lagi dan kita singgung lagi bagi anggota DPRD yang belum masuk, dan alhamdulilah hari ini sudah masuk enam orang, mudah-mudahan tumbuh kesadaran ke depannya bagi lainnya, karena ini memang kewajiban agama."

Sementara itu Bupati Pacitan Indartarto mengatakan zakat akan menjadi hal penting bagi upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berterimakasih kepada Baznas yang hari ini telah mentasarufkan hasilnya kepada yang berhak menerima, dan sekaligus meringankan beban kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” kata Indartarto.

Acara yang digelar sebagai salah satu bentuk peringatan hari jadi Kabupaten Pacitan tersebut juga menjadi bentuk syukur kepada Tuhan atas apa yang dicapai oleh kabupaten tersebut dalam membangun daerahnya.

"Melalui acara ini kita juga harus terus melakukan evaluasi sampai seberapa jauh, perjuangan kita dalam rangka memakmurkan Pacitan ini bersama-sama, untuk mengevaluasi kekurangan masing-masing, terutamanya kekurangan pemerintah,” katanya.  (Sigit Dedy Wijaya)