200 Crosser Tembus Alam Arjosari, Medan Tanjakan Paling Banyak Makan Korban

AZ - Minggu, 02 September 2018 18:14 WIB
Salah satu crosser yang menggunakan kostum piyama undefined

Halopacitan, Arjosari—Mengambil start dan finish di Lapangan Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari, latihan digelar komunitas crosser Brenk-Sek Kecamatan Arjosari.

"Pesertanya sekitar 200an lebih, kalau jarak tempuhnya sekitar 50 kilometer lebih," kata Slamet, salah satu panitia kegiatan. Minggu (02/09/2018)

Ratusan sepeda motor itu meraung-raung menyusuri pinggiran sungai, menabras air hingga naik turun di medan ekstrem yang ada di sekitar Desa Kedungbendo. Beberapa dari mereka jatuh, tetapi segera bangkit lagi.

Salah satu croser yang terjatuh (Halopacitan/Sigit Dedy Wijaya)

Medan yang paling banyak memakan korban adalah jalur tanjakan setelah melintas sungai. Panitia dan sesama crosser bahu membahu saling bantu agar para peserta bisa melewati tanjakan tajam tersebut.

Masyarakat pun menikmati tontontan gratis ini. Apalagi beberapa dari peserta menggunakan kostum yang cukup mengundang perhatian. Dua crosser yang memakai piyama atau baju tidur pun sempat jadi bahan perbincangan mereka.

"Lha itu malah pakai piyama istrinya, pasti bangun tidur langsung berangkat," canda Nunik warga Kedungbendo. (Sigit Dedy Wijaya).

Bagikan

RELATED NEWS