Anak Usia 9 Tahun di Pacitan, Hasil Rapid Test Reaktif

SP - Minggu, 17 Mei 2020 01:56 WIB
Ilustrasi Alat Rapid Test untuk Deteksi Pasien COVID-19 (sumber: halopacitan/istimewa)

Kabar kurang mengenakkan kembali terjadi. Kali ini terjadi pada anak usia 9 tahun di Kecamatan Pacitan, yang hasil rapid tesnya dinyatakan reaktif. Yang bersangkutan saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah.

Setelah dilakukan rapid test, anak usia 9 tahun di Pacitan menunjukkan hasil reaktif. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara COVID-19 Pacitan, Rahmad Dwiyanto pada halopacitan, Sabtu (16/05/2020).

“Benar memang, telah dilakukan rapid test terhadap warga Kecamatan Pacitan, usia 9 tahun. Hasil rapid test menunjukkan reaktif. Kedua orang tua anak tersebut juga ditest, Alhamdulillah hasilnya negatif”, ungkap mantan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan tersebut.

“Memang yang bersangkutan habis menjalani perawatan setelah didiagnosis DBD (Demam Berdarah). Kasus ini sama dengan salah satu PDP yang saat ini sudah selesai dipantau. Mudah-mudahan anak ini tidak mengarah pada COVID-19”.

“Namun demikian, kami tidak mau kecolongan. Karena hasil rapid test reaktif, maka yang bersangkutan kami sarankan untuk melakukan karantina. Usia yang masih anak-anak sehingga dengan koordinasi yang baik, anak tersebut melakukan karantina mandiri dirumah. Tentu saja kami akan terus memantau termasuk kami berikan edukasi pada keluarganya agar mematuhi protokol kesehatan”, pungkasnya.

Bagikan

RELATED NEWS