BA Baleharjo Pacitan Bergerak, Siapkan Generasi Alpha Era 4.0

Halo Pendidikan 19 Jan 2020, By Rahmat DS
BA Baleharjo Pacitan Bergerak, Siapkan Generasi Alpha Era 4.0 (Halopacitan/Rahmat DS)

Bustanul Athfal Aisyiyah Baleharjo, Sabtu 18 Januari 2020 selenggarakan workshop bagi guru dan orang tua siswa. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menyiapkan siswa BA Baleharjo (generasi alpha) menjadi generasi hebat abad 21 (era 4.0).

Bertempat di Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan, workshop dimulai pukul 09.00 hingga pukul 11.30. Dalam kesempatan tersebut Qofsah, S.Pd.I menyampaikan, “Kegiatan hari ini adalah sebagai tindak lanjut kegiatan-kegiatan sebelumnya. Salah satu hal yang harus dilakukan adalah dengan peduli literasi, terlebih setelah BA Baleharjo Pacitan mendapatkan amanah sebagai Juara 1 lomba keindahan dan kebersihan sekolah tigkat Provinsi Jawa Timur dan bersiap ke tingkat nasional. Pojok baca dan pojok buku benar-benar harus dipotimalkan sehingga memberikan nilai mafaat”.

Seperti kita ketahui bersama bahwa pembagian generasi terdiri atas (1) generasi tradisionalis (1922-1945); (2) generasi baby boomers (1946-1964); (3) generasi X (1965-1980); (4) generasi milenial (1981-1994); (5) generasi Z (1995-2010) (6) generasi alpha (> 2010),  diperkirakan pada tahun 2025 berjumlah 2 milyar. “Hal tersebut yang akan mendukung bonus demografi Indonesia, sehingga generasi Indonesia harus benar-benar disipakan agar negeri zamrud khatulistiwa ini menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor empat di dunia pada tahun 2050, sesuai prediksi Price Waterhouse Cooper,” ucap Dr. Sri Pamungkas, M.Hum., yang hadir sebagai narasumber.

Dalam hal pendidikan anak usia dini termasuk menyiapkan mereka menjadi generasi hebat di era 4.0, Dr. Sri Pamungkas, M.Hum., menyampaikan, “ Sekecil apa pun seorang anak, mereka sudah mempunyai rasa, mempunyai hati nurani, sehingga jangan pernah mengenyampingkan hati anak-anak. Permasalahan yang mereka hadapi harus diketahui orang tuanya dan harus selesai sehingga tidak ada trauma. Trauma yang berkepanjangan dan tidak ada penyelesaian akan mengakibatkan hal yang tidak baik dalam jangka panjang. Anak-anak harus tumbuh percaya diri karena di tangan mereka negeri ini akan kita titipkan.Oleh karena itu, anak-anak harus dibekali dengan kekuatan karakter, literasi dan kompetisi”, tutup dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Pacitan itu.

undefined

SP