Bahas Kendala Pengawasan, Johan Budi Ajak Diskusi Panwascam dan Bawaslu Pacitan

SP - Jumat, 13 Maret 2020 06:33 WIB
Pimpinan Bawaslu, Panwascam, Bersama Anggota Komisi II DPR RI, Johan Budi undefined

Rabu (11/03/2020) Anggota Komisi II DPR RI lakukan kunjungan reses di Pacitan. Kali ini ia hadir di Bawaslu Pacitan untuk menyerap aspirasi terkait kesiapan penyelenggara dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pacitan, Berty Stefanus menyampaikan terkait kesiapannya dalam menghadapi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan tahun 2020. "Bawaslu Kabupaten Pacitan secara personil sudah siap, Panwaslu Kecamatan sudah terbentuk, Panwaslu Kelurahan Desa akan dilantik besuk tanggal 13 dan 14 Maret 2020, kurang PTPS dibentuk nanti pada saat mendekati pemungutan suara".

Lebih lanjut disampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Pacitan dalam melakukan tugasnya akan menggandeng masyarakat melalui Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif, pembuatan pojok pengawasan di kampus-kampus serta sosialisasi netralitas ASN. "Kami dalam waktu dekat ini juga akan melakukan sosialisasi netralitas ASN bekerjasama dengan Kepala Dinas dan Kepala SMP, SMA se-Kabupaten Pacitan", ujarnya.

Johan Budi, yang pernah mejadi juru bicara KPK tersebut menyampaikan bahwa kehadirannya di Pacitan adalah untuk serap aspirasi sesuai dengan tugasnya di komisi II yang salah satunya berkaitan dengan kesiapan penyelenggaraan pilkada serentak serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi. "Permasalahan misalnya perbedaan persepsi antara KPU dan Bawaslu dalam memahami peraturan dan perbedaan tafsir antara UU Nomor 7 Tahun 2017 dengan UU Nomor 10 Tahun 2016. Menyampaikan hal ini di rapat anggota komisi II agar pembuatan Undang-Undang jangka waktunya jangan 5 tahunan akan tetapi 30 tahunan" tegasnya.

Johan Budi Berharap pilkada di Indonesia terlaksana dengan jujur, adil, transparan dan berintegritas. Untuk mewujudkan pemilu dan pilkada yang berintegritas harus dimulai dari penyelenggara yang berintegritas pula. Kemudian pemimpin yang dihasilkan adalah pemimpin yang berkualitas.

Bagikan

RELATED NEWS