Bosan Jadi Karyawan, Dua Bersaudara Sukses Buka Barbershop

Halo Berita 25 Okt 2019, By H Yusuf Evendi
Bosan Jadi Karyawan, Dua Bersaudara Sukses Buka Barbershop (Halopacian/H Yusuf Evendi)

Rendi sapaan akrabnya memutukan untuk menghentikan perantauannya. Kembali ke kampung halaman dan membuka usaha barbershop atau potong rambut. Terlihat sepele, tetapi jika ditekuni ini adalah peluang bisnis cukup bagus karena hampir setiap hari ada orang yang ingin memangkas atau sekadar merapikan rambutnya.

Dia memberanikan diri menyewa salah satu ruko untuk tempat usahanya di Desa Kendal Punung lebih tepatnya di RT 02/03 Dusun Krajan, Desa Kendal Kecamatan Punung Pacitan yang merupakan jalur pariwisata arah Goa Gong dan Pantai Klayar.

Pria lulus SMK tahun 2015 ini punya prinsip, sebesar-besarnya menerima gaji dari orang lain, dia lebih memilih bisa menggaji diri sendiri. Dengan prinsip itu, satu-satunya cara adalah dengan membuka usaha ”Itu prinsip saya. Meski bergaji besar tapi menjadi buruh, lebih enak berusaha sendiri seperti ini” terang pria Pacitan ini saat ditemui Halopacitan Kamis (24/10/2019)

Usaha yang dinamai sebagai JJR Barbershop tersebut sudah berjalan hampir enam bulan. Pelanggan yang datang sudah mulai banyak. Ada satu pelanggan yang sudah balik dua hingga tiga kali. ”Itu artinya barbershop saya sudah mulai diterima masyarakat” kata Rendi.

Dalam sehari, ada 15 hingga 20 pelanggan yang datang. Jam buka mulai pukul 09.00 hinga 21.00. ”Kalau hitungan barbershop baru, dengan jumlah pelanggan segitu sudah sangat ramai lah,” terang Rendi.

Dalam bisnis barbershop, Rendi dibantu kakaknya Panji Kristanto yang juga mengambil keputusan ini karena sudah bosan menjadi karyawan swasta yang terlalu terikat.”Kakak saya  keluar dari pabrik karena bosan apalagi kalau jadwal malam sangat melelahkan, dan memilih membangun usaha bareng saya” kata Rendi

Dalam melayani pelanggan Rendi selalu menekankan untuk selalu berkomunikasi dengan pelanggannya. ”Komunikasi dengan pelanggan itu penting. Selain komunikasi untuk memudahkan hubungan dengan pelanggan, komunikasi yang baik dengan pelanggan juga dapat membuat pelanggan menjadi nyaman” imbuh Rendi.

Bagi Rendi, kenyamanan pelanggan memang menjadi prioritas utama. ”Sebab di usaha ini yang saya jual adalah jasa. Maka kenyamanan pelanggan akan menjadikan ia kembali  ke barbershop atau cukup hanya sekali,” terang pria tersebut

  1. Yusuf Evendi
undefined

AZ