Cuci tangan dengan sabun cair lebih aman daripada dengan sabun batangan

Halo Sehat 20 Mar 2020, By Rahmat DS
Cuci tangan dengan sabun cair lebih aman daripada dengan sabun batangan (halopacitan/istimewa)

Mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin sangat dianjurkan oleh WHO untuk perangi pandemic  COVID-19. Apalagi usai atau akan memulai aktivitas, mencuci tangan menjadi hal yang sangat dianjurkan.

 

Mencuci tangan tentu bukan sekedar membasahi tangan degan air dengan sabun ala kadarnya. Tujuan cuci tangan adalah membunuh kuman, yang mengacu pada bakteri, virus dan jamur yang menempel.

 

Masyarakat harus tahu mana yang harus dipilih karena lebih sehat, sabun batangan atau sabun cair. Dilansir dari kompas.com, sabun batang mengandung lebih banyak kuman karena ketika bercampur dengan air, lemak sabun luruh dan berbusa. Kondisi demikian membuat bakteri pada tangan menempel pada sabun batang.

 

Sabun batangan ketika digunakan di rumah dengan anggota keluarga yang sedikit, sabun masih aman digunakan. Namun, menggunakan sabun juga bisa memengaruhi pH tangan. Sabun batang memiliki pH lebih tinggi sehingga bisa menghilangkan kandungan minyak alami dari kulit. Hal ini akan menyebabkan tangan menjadi kering.

 

Untuk meminimalisasi risiko penyebaran kuman berbahaya, kita dianjurkan untuk menggunakan sabun cair. Namun, tetap berhati-hati melakukan isi ulang karena bila caranya tidak tepat bisa menjadi surga bagi mikroba. Akan lebih baik jika kemasan sabun cair dibuang ketika selesai digunakan. Untuk kemasan yang bisa digunakan kembali, pastikan mencucinya terlebih dahulu sebelum mengisinya kembali dengan sabun. Jadi, ketika ada banyak anggota keluarga di rumah, lebih disarankan untuk menggunakan sabun cuci tangan cair karena sabun batang lebih berisiko menjadi sarang bakteri dan membuat tangan kering. Hanya saja, kita harus rajin membersihkan botol sabun cair tersebut sebelum mengisinya kembali.

undefined

SP