Demi Kursus Mahir Lanjutan, 43 Guru Pacitan Habiskan Liburan di Wisma Atlet
Halopacitan, Pacitan—Acara diikuti 43 guru dari jenjang SD hingga SMA mulai (28/12/2018) sampai (03/01/2019). Berdasarkan pantauan Halopacitan, puluhan peserta KML tampak terlihat penuh semangat dan menikmati setiap sesi pada kegiatan tersebut. Bahkan mereka mengaku tidak keberatan meski kegiatan tersebut dilaksanakan di hari libur, yang seharusnya digunakan bersama keluarga.
"Di sini senang, di sana senang, di mana-mana hatiku senang. Pramuka sejati harus punya pedoman itu," kata Yusi, salah satu peserta KML, Sabtu (29/12/2018).
Adapun peserta yang mengikuti KML berjumlah 43 orang utusan dari 12 kwartir ranting yang ada di Kabupaten Pacitan. Terdiri dari 23 putra dan 20 putri dan terbagi menjadi dua kelompok siaga, dua kelompok penggalang serta dua kelompok penegak.
Sementara, untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan atau dalam penyelenggaran managemen risiko, tentunya melibatkan berbagai pihak, yakni tim kesehatan juga akan dibantu oleh Public Service Center (PSC) Dinas Kesehatan yang siap 24 jam. Sedangkan untuk rujukan, bisa ke Puskesmas Telengria atau Tanjungsari.
"Karena mereka selama seminggu, selain inap dan kegiatan di dalam ruangan, juga 90% kegiatan di luar ruangan, seperti berkemah, jelajah, api unggun dan sebagainya. Sehingga untuk antisipasi kita melibatkan berbagai pihak. Kalau dana untuk kegiatan ini hibah APBD serta gotong royong kwartir ranting gerakan pramuka se-Kabupaten Pacitan," terang Sudjarwo, Ketua Panitia.
Sementara, Misman, Pimpinan Kursus mengatakan, karena KML adalah lanjutan dari Kursus Mahir Dasar (KMD), secara otomatis adalah tingkatan jabatan dari seorang Pembina, yang nantinya bisa menjadi seorang Pembina yang berkualitas.
"Karena dalam KML ini tentunya bisa diproyeksikan menjadikan seorang yang berprofesi sebagai Pembina Gugus Depan," .
Misman menambahkan, orientasi dari KML ini adalah terbentuknya Pembina-pembina yang tangguh, bisa mengejawantahkan fungsi dari pembina kepada peserta didik di pangkalannya dan juga bisa mendorong agar dapatnya diterapkan ilmu-ilmu pramuka. "Diharapkan karakter-karakter yang dimiliki peserta didik nantinya, merupakan cerminan dari karakter pramuka," imbuhnya.
