Forum Anak Kabupaten Pacitan, Sosialisasikan Hak Anak di Kampus Pendidik

SP - Sabtu, 29 Februari 2020 07:07 WIB
Forum Anak Kabupaten Pacitan Sosialisasikan Hak Anak di Kampus Pendidik undefined

Jumat (28/02/2020) Forum Anak Kabupaten Pacitan (FONT) melakukan sosialisasi tentang hak anak. Selama dua jam berlansung tidak sedikit para dosen, istri dosen, staf karyawan yang tergabung dalam OWKP (Organisasi Wanita Kampus Pedidik) STKIP PGRI Pacitan, menitikkan air mata.

Presentasi berkaitan dengan suara anak Indonesia tahun 2019 di Makasar disampaikan oleh Avini, salah satu pengurus anak Kabupaten Pacita. Siswa SMA Negeri 1 Pacitan tersebut menyampaikan bahwa terdapat sebelas hal yang menjadi suara anak Indonesia, yaitu Mengajak keluarga Indonesia untuk meningkatkan pengasuhan dan pengawasan terhadap anak yang ditelantarkan beserta dengan lingkungannya, mendukung penuh pemerintah untuk merealisasikan penyelarasan peraturan perundang-undangan mengenai batas minimal usia perkawinan, memohon kepada pemerintah untuk mengatasi stunting dengan meningkatkan edukasi keluarga dan pemerataan fasilitas serta akses kesehatan, mengajak masyarakat Indonesia untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan Waste to Energy, mengajak pemerintah, tenaga kependidikan dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan pemahaman terkait kesehatan mental, mendukung pemerintah untuk menyamaratakan sarana prasarana dan tenaga kependidikan dalam mengoptimalkan sistem Pendidikan, menolak segala bentuk diskriminasi di sekolah, lingkungan, dan media sosial terhadap anak, menolak segala bentuk eksploitasi terhadap anak, bekerjasama dengan Pemerintah untuk meningkatkan dan menyamaratakan pemberian edukasi kepada anak terkait kesiapsiagaan bencana, memohon kepada Pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan perhatian kepada anak berkebutuhan khusus dan anak berhadapan hukum dalam segala aspek kehidupan dan mengoptimalkan pembuatan Kartu Identitas Anak dan Akta Kelahiran di seluruh Indonesia.

Echa, atau yang bernama lengkap Aisya Aulia Sudrajat, Katua Forum Anak Pacitan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dalam diri anak-anak sering kali terdapat hal-hal yang membuat gejolak hati. Namun hal tersebut tidak berani untuk diungkapkan. “Seorang anak sampai kapan pun membutuhkan kasih sayang orang tuanya. Kami tetap membutuhkan perhatian, jangan kurangi kasih sayang ayah dan Bunda karena dengan bertambahnya usia bukan berarti perhatian harus dikurangi”. ucapnya.

Lebih lanjut, Echa yang merupakan pelajar kelas XI Mipa SMAN 1 Pacitan tersebut mengatakan bahwa ada enam belas permintaan anak yang tidak bisa terugkapkan. Dengan berbagai alasan mereka tidak berani sampaikan, dan hanya mengendap dalam hati mereka. Semua yang hadir menitikkan air mata.

Bagikan

RELATED NEWS