Jubir COVID-19 Pacitan: Kita Belum Terapkan Pembatasan Berskala Besar
Segala upaya untuk menekan penularan COVID-19 dilakukan salah satunya dengan PSBB (Pembatasan Berskala Besar). Terkait beredarnya kabar melalui WhatsApp bahwa selama 3 hari (10-12 April 2020) tidak ada aktivitas untuk seluruh Indonesia, juru bicara COVID-19 Pacitan mengaku bahwa Pacitan belum menerapkan Pembatasan Berskala Besar (PSBB).
Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara COVID-19 Kabupaten Pacitan, Rahmad Dwiyanto pada halopacitan, Jumat (09/04/2020). “Sampai dengan kemarin evaluasi gugus tugas belum ada kebijakan untuk pelaksanaan PSBB”, ujarnya.
Seperti diketahui bersama bahwa telah beredar kabar melalui media sosial berkaitan dengan gotong royong kemausiaan. Dalam leaf flat tersebut berbunyi serempak se-Indonesia berhenti total tiga hari. Virus tidak bisa pindah kecuali dipindahkan. Dan jika dalam 24 jam tidak dipindahkan virus mati sediri. Pelaksanaan 10-12 April 2020.
Leaf flat yang tersebar melalui group-group WhatsApp tersebut cukup ramai diperbincangkan mulai kemarin sore hingga siang ini. Para pedagang di sejumlah pasar juga masyarakat terus berupaya mencari tahu kebenaran informasi tersebut.
Mia, salah satu pedagang jajan pasar menyampaikan, “Kami membutuhkan informasi lebih awal. Karena saya jualan makanan dan minuman yang harus saya produksi setiap hari. Mudah-mudahan pemberitahuannya tidak mendadak jadi kami juga bisa bersiap-siap”.
Hal yang sama juga disampiak Inten, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Minulyo Pacitan. “Mudah-mudahan pemberitahuannya tidak mendadak. Karena dari mandor Pasar Minulyo Pacitan tadi mengumumkan bahwa hari ini kegiatan jual beli masih dilaksanakan seperti biasa. Untuk kebijakan selanjutnya kita menunggu pengumuman dari pemerintah”, ungkapnya.
