Kadis Pendidikan Pacitan, Guru PAUD Tak Perlu Beri PR, Cukup Sapa Setiap Hari

Halo Berita 2 Apr 2020, By Rahmat DS
Kadis Pendidikan Pacitan, Guru PAUD Tak Perlu Beri PR, Cukup Sapa Setiap Hari (halopacitan/istimewa)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Drs. Daryono, M.M., meminta agar di tengah pandemi COVID-19, saat anak-anak belajar dari rumah, guru PAUD tidak memberikan tugas kepada siswanya. Semua dilakukan agar anak tidak banyak terbebani dan enjoy di rumah.

 

Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan “Agar guru PAUD tidak memberikan PR (pekerjaan rumah) kepada siswanya. Harus dipahami bahwa berdasarkan SE Mendikbud Nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat COVID-19, capaian yang ditargetkan bukan kurikulum tetapi lebih pada proses yang bermakna”, tegasnya.

 

“Jadi dalam masa belajar di rumah, saya minta utamanya guru PAUD, tidak perlu setiap hari anak diberikan pekerjaan rumah. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) lebih ditekankan pada pembentukan karakter anak, yang terpenting di masa seperti ini anak-anak sehat, cukup disapa, bagiamana hari ini sehat semua, sudah sholat belum, sudah makan belum, dan beri wejangan-wejangan, termasuk tidak bermain handphone”, ungkap laki-laki, nahkoda Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan saat dikonfirmasi halopacitan, Rabu (01/04/2020).

 

Dikonfirmasi secara terpisah, Ibu Eva, orang tua siswa salah satu PAUD di Pacitan menyampaikan, “Setiap hari ada tugas dari bu guru. Bahkan ini sudah diberikan tugas sampai dengan hari Sabtu”, ungkapnya pada halopacitan, Rabu (01/04/2020).

 

“Sebenarnya tugasnya tidak berat, misal menggambar, mewarna, menghitung jumlah hari libur, dan sejenisnya. Tugas diumumkan melalui group WA dan kemudian hasilnya difoto dan dikirim maksimal pukul 20.00”, lanjutnya.

 

Perlu diketahui bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sendiri , dilansir dari detik.com, meminta agar guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak memberikan tugas kepada muridnya selama pandemi Corona. Selama masa pandemi virus Corona (COVID-19), anak-anak diberikan kemerdekaan untuk bermain sepuas-puasnya.

"Yang jelas untuk PAUD itu tidak ada yang namanya penugasan-penugasan dari guru kepada anak-anak. Yang saya minta kepada guru-guru PAUD melalui korbid-korbidnya yaitu biarlah anak-anak supaya bermain sepuas-puasnya di rumahnya. Anak berikan kemerdekaan main nggak usah diberikan PR macam-macam. Anak diberikan kemerdekaan dengan membiarkannya bermain bersama orang tuanya,” kata Plt. Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Anak Usia Dini, Abdoellah dalam video konferensi pada Selasa (31/3/2020).

undefined

SP