Kurang Terawat, Taman Bumi Perkemahan Terkesan Angker
Halopacitan, Pacitan—Berbagai fasilitas seperti kursi terlihat berkarat cukup parah dan beberapa di antaranya rusak berat. Selain itu rumput taman juga dibiarkan tumbuh tanpa perawatan yang memadahi.
“Kalau dirawat dengan baik pastinya enggak sampai karatan kayak gitu. Itu juga kayunya udah pada lapuk dan sebagian hilang,” kata Rian Ardian (21) salah seorang pengunjung taman yang mengeluhkan keadaan fasilitas umum yang ada di taman tersebut.
Dia yakin jika dirawat dengan baik, taman tersebut akan cukup nyaman untuk didatangi. “Rumah tradisional yang berada pada tempat tersebut juga akan tampak baik tetapi sekarang rumputnya panjang semua, jadi terlihat angker. Rumahnya juga udah reyot, kalau ada perawatan enggak bakalan horor seperti ini,” tegasnya.
Prayitno Kabid Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan mengakui fasilitas yang berada di Taman Bumi Perkemahan memang sudah waktunya dilakukan peremajaan. “Memang sudah waktunya untuk dilakukan peremajaan masalahnya umur taman itu sudah lebih dari 6-7 tahun. Enam dari kesepuluh kursi duduk yang ada ditaman itu sudah kita remajakan begitu juga dengan gapuranya, jadi tinggal empat kursi lagi dan itu sudah kami anggarkan. Mudah-mudahan sebelum di pertengahan tahun ini keseluruhan sudah dapat diremajakan,” ucapnya.
Ia menambahkan terkait rumah model jawa yang berada di taman tersebut, bukan bagian dari wewenang dari DLH, dan itu merupakan milik dari Kwartir Cabang Pramuka. “Kami telah berkoordinasi dengan kepala Kwartir Cabang Pramuka, namun belum bisa dipindahkan, soalnya tempatnya tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai jenis sarana alat perkemahan,” tambahnya.
Selain itu ia telah melakukan berbagai koordinasi dengan pengelola bangunan tersebut. “Mudah-mudahan mendapat persetujuan untuk dipindahkan mungkin juga diganti dengan bangunan yang lebih layak, untuk memperindah taman itu, sehingga lebih disukai oleh masyarakat,” pungkasnya.
