Minyak Perawan Pacitan, Menyehatkan dan Bikin Ketagihan
Halopacitan, Donorojo—Mungkin belum semua paham apa itu minyak perawan kelapa. Jangan berpikir yang aneh-aneh. Minyak perawan bukan berarti digunakan untuk mencari gadis agar jatuh cinta ke Anda, atau minyak yang dibuat oleh para perawan.
Minyak perawan kelapa atau Virgin Coconut Oil (VCO) adalah minyak kelapa murni yang diambil dari buah kelapa dengan cara khusus. Pada umumnya pengambilan minyak kelapa dengan cara pemanasan, peragian atau penambahan enzim-enzim tertentu. Minyak ini tidak ada campuran zat kimia seperti pengawet.
Naryanto warga RT02/RW02, Dusun Krajan Desa Kalak Kecamatan Donorojo adalah yang pertama membuatnya. Dia berpikir dan berinovasi bagaimana agar buah kelapa bisa lebih bernilai apalagi pada saat panen.
Berbekal buku dan peralatan seadanya, pada tahun 2017 Naryanto mencoba mengolah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Dari mengupas, memarut lalu memeras kelapa menjadi santan untuk disaring berulang-ulang dan ditambah rempah-rempah hingga menghasilkan VCO, semua masih menggunakan tangan.
Sekarang, proses produksi sudah agak ringan karena memiliki alat memarut kelapa sendiri, dan minyak VCO yang diberi merk Minyak Perawan Pacitan (MPP) dan nama produsen industri rumah tangga Graha Pucang Mas mulai dipasarkan Naryanto keluar daerah melalui rekan dan kenalannya baik di Jakarta, Surabaya maupun kota-kota lainnya.
Menurut Naryanto, untuk menghasilkan VCO yang bagus, buah kelapa yang digunakan sebagai bahan baku harus yang benar-benar sudah tua. Dalam satu hari Graha Pucang Mas bisa memproduksi 25 liter VCO dari 450 butir kelapa. Harganya pun cukpu tinggi yakni Rp45.000 per liter dan di jual dalam botol kemasan 100ml, 250ml dan 500ml.
Proses pembuatan Minyak Perawan Pacitan (istimewa)
Hanya saja produksi sebanyak itu hanya bisa ia hasilkan di saat panen buah kelapa yaitu pada musim kemarau. "Kalo musim hujan begini harga kelapa di pasaran cenderung naik, kami kalah bersaing dengan tengkulak. Jadi produksi VCO-nya dari kelapa di kebun sendiri, tetapi nanti saat kemarau atau saat harga kelapa jatuh kita bisa genjot produksinya,” jelas pria yang sampai saat ini masih menjadi pengajar di SD Negeri Sendang 1 Kecamatan Donorojo tersebut.
Minyak VCO sendiri menurut Naryanto banyak sekali mengandung manfaat seperti untuk minyak goreng yang tidak akan mengakibatkan endapan pada minyak dan hasil gorengan lebih gurih dan bikin ketagihan.
Selain itu juga untuk obat-obatan tradisional seperti jika dicampur sereh bisa untuk anti nyamuk, dicampur jahe bisa untuk minyak urut otot terkilir atau hanya sekedar untuk kerokan.
Bahkan menurut Naryanto, berdasarkan keterangan para ahli, minyak VCO sangat bermanfaat untuk kecantikan dan bisa melarutkan kolesterol dalam tubuh dengan cara dikonsumsi langsung rutin setiap hari.
Dua tahun sudah usaha produksi VCO berlangsung, Naryanto berharap apa yang telah ia mulai bisa membuka wacana dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya petani kelapa di Desa Kalak.
"Mungkin karena ongkos produksi dan peralatan yang belum memadai yang membuat masyarakat belum tertarik, namun kita tidak boleh menyerah dengan keadaan, saya mengalami sendiri dimana kelapa yang diolah menjadi VCO lebih bernilai daripada dijual apa adanya," ucap Naryanto
