Pembelajaran Daring Masih Menjadi Pilihan di Tahun Pelajaran Baru

Halo Pendidikan 16 Jul 2020, By Peri
Pembelajaran Daring Masih Menjadi Pilihan di Tahun Pelajaran Baru (halopacitan/istimewa)

Memasuki tahun pelajaran 2020/2021 pada masa pandemi COVID-19, siswa di Pacitan masih mengikuti pembelajaran dari rumah dengan metode daring. Mereka juga harus dituntut aktif untuk mengikuti dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya.

Dilaksanakannya pembelajaran daring tersebut tidak lain karena Pacitan termasuk dalam zona kuning. Dilansir dari laman detik.com dalam hal pelaksanaan pembelajaran daring Kementrian Pendidikan Nasional membuat acuan untuk mengatur satuan pendidikan sebelum mendapat izin pembelajaran tatap muka di sekolah. Diharapkan panduan ini bisa mempermudah masyarakat untuk mengetahui kebijakan pemerintah terkait pembelajaran di tahun ajaran baru saat pandemi COVID-19.

"Satuan pendidikan yang berada di daerah ZONA KUNING, ORANYE, DAN MERAH, dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan belajar dari rumah (BDR)," demikian isi buku saku yang dibuat Kemendikbud.

Kamis (16/7/2020) halopacitan melakukan wawancara dengan beberapa siswa yang kebetulan ada yang menyiapkan tugas. Tugas biasanya diberikan setiap hari dengan menggunakan aplikasi Group WhatsApp

Fanaya (11), salah satu siswa Sekolah Dasar di Pacitan mengaku disaat belajar dari rumah ia merasa ada rasa senang dan juga rasa sedihnya.

“Pada saat belajar di rumah senangnya setiap ada tugas bisa bertanya dengan orang tua dan juga bisa bermain di sekitar rumah, sedihnya sudah lama belajar di rumah  kangen suasana sekolah “ kata Naya.

Naya menambahkan, untuk awal tahun pembelajaran baru ini, rata-rata pelajaran yang diberikan, seperti jadwal pelajaran yang berlaku di sekolah. Satu hari, mengerjakan tugas sebanyak dua sampai tiga mata pelajaran, yang diberikan secara bergantian.

"Ini menyiapkan tugas PAI, Tema dan Bahasa Inggris. Cara mengumpulkannya melalui group WA", ungkap Naya

Pernyataan serupa disampaikan  oleh Nadin (10) yang baru saja naik ke kelas V jenjang Sekolah Dasar. Ia ingin ke sekolah seperti sebelum pandemi dan sudah tidak sabar melihat kelas barunya.

Disamping itu di sekolah, mereka juga  bisa bertemu dengan teman sekelas, dapat bertemu dengan Bapak Ibu guru dan juga mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah.

“Sudah naik kelas, tapi belum bisa masuk, pingin melihat kelas baru, bisa bermain dengan teman dan mengikuti kegiatan di sekolah”, tutur Nadin.

Mereka juga berharap pandemi segera hilang, sehingga kegiatan belajar di sekolah bisa kembali  normal.

undefined

SP