Sejumlah Jasa Antar Jemput Masih Ramai Tawarkan Jasa di Medsos, di Tengah Pandemi
Pemerintah saat ini melarang masyarakat untuk mudik di tengah pandemi virus corona(COVID-19). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan didirikannya pos pantau dan penyekatan . Tidak segan-segan para petugas meminta kendaraan berputar balik, berlaku bagi kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.
Kendati demikian, masih banyak pemudik yang lolos hingga tiba di kampung halamannya. Bahkan, di media sosial masih ada oknum yang menawarkan jasa mengantar atau menjemput pemudik di tengah larangan pulang kampung. Pengguna WhatsApp secara terang-terangan menawarkan jasa mengantar atau jemput pemudik di stories Whatsappnya. Bahkan ketika tim halopacitan mencoba bertanya via Replay WhatsApp untuk mengetahui bagaimana caranya lolos dari penyekatan larangan mudik, pemilik WhatsApp yang tak mau disebutkan namanya tersebut dengan bangga menjawab akan mampu menerobos penyekatan atau blokade jalan dengan aman dan nyaman.
"Tenang bos, biasa sudah dikawal kami akan antar njenengan (Anda) sampai tujuan dengan aman dan nyaman" jawabnya sambil memberika emoticon tertawa (Rabu, 29/04/2020).
Pemilik Akun WhatsApp tersebut juga menambahkan bahwa sebenarnya dirinya tak mau melanggar aturan. Hanya saja dia terpaksa melakukan bisnis jasa ini untuk mencukup kebutuhan rumah tangga sementara dirinya saat ini perkerjaan sedang sepi.
Tawaran antar jemput mudik seperti ini sebanarnya masih banyak lagi yang tersebar melalui media sosial lainya. Beberapa oknum tersebut memanfaatkan momentum pandemi ini untuk mencari pengahasilan. Dengan realita di lapangan semacam itu sudah seharusnya pihak berwenang lebih memperketat arus keluar masuk dari dan ke Pacitan.
