STKIP PGRI Pacitan, Lakukan KKN Virtual di Tengah Pandemi COVID-19

Halo Berita 26 Jun 2020, By Rahmat DS
STKIP PGRI Pacitan, Lakukan KKN Virtual di Tengah Pandemi COVID-19 (halopacitan/istimewa)

Mahasiswa tingkat akhir STKIP PGRI Pacitan, 30 Juni 2020 nanti akan mengakhiri kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2020 yang dilaksanakan oleh kampus, dengan julukan Kampus Pendidik ini memang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Tuntutan untuk social dan physical distancing membuat instutusi ini harus merubah pola KKN, salah satunya dengan virtual.

Sejumlah 196 mahasiswa tingkat akhir tahun 2020 ini yang harusnya turun langsung di masyarakat, mengikuti program Kuliah Kerja Nyata. Hal tersebut disampaikan oleh Sugiyono, M.Pd., Kepala LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) STKIP PGRI Pacitan pada halopacitan, Jumat (26/06/2020).

“Tahun ini ada 196 mahasiswa yang seharusnya turun dan mengabdi langsung di masyarakat. Namun, karena kondisi tidak memungkinkan untuk mereka terjun langsung ke masyarakat. Pada tahap ini seharusnya mereka tinggal di tengah-tengah masyarakat, berbaur dan belajar hidup di tengah masyarakat, namun karena pandemi COVID-19 semuanya harus berubah. Kebijakan kampus tetap melaksanakan KKN namun metodenya yang dirubah”, ungkap laki-laki yang juga tercatat sebagai Dosen Program Studi Pendidikan Matematika tersebut.

“Kami, isntitusi Perguruan Tinggi sangat memahami sosial dan physical distancing di tengah pandemi  ini benar-benar harus dijaga. Oleh karena itu, kami melaksanakan KKN virtual dengan membagi mahasiswa ke dalam kelompok masing-masing terdiri atas 11-12 orang. Mereka tersebar di 12 Kecamatan di Pacitan, dan 2 wilayah di luar Kabupaten Pacitan, yaitu Giritontro dan Pracimantoro”, jelas Sugiyono.

Jihan, salah satu peserta KKN STKIP PGRI Pacitan tahun 2020, angkatan ke 21 menyampaikan, “Kami melaksanakan program kerja yang telah kami susun bersama anggota kelompok. Program kerja sesuai dengan arahan kampus dan diketahui oleh DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) diantaranya, program kemanusiaan, pencegahan penyebaran COVID-19, Program Pemberdayaan Masyarakat berupa upaya ketahanan  pangan di masa pandemic COVID-19, Program Pemberdayaan BUMDES dan inovasi pembelajaran anak sekolah. Alhamdulillan kampus juga memberikan stimulant untuk kegiatan kami dan kami benar-benar sangat dimudahkan”, ujar Jihan anak Jakarta yang bersekolah di STKIP PGRI Pacitan, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

“Alhamdulillan, masyarakat menyambut baik. Program kami didukung dan mendapatkan support luar biasa walaupun hanya dengan online, tidak tatap muka langsung karena saya lagi stay at home di Bekasi. Saya dan teman-teman sangat berterima kasih pada STKIP PGRI Pacitan, yang benar-benar memperhatikan keselamatan kami dan masyarakat. Seperti saya walaupun lagi stay at home di Bekasi, saya masih bisa mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata dengan cara virtual karena di tengah pandemi yang penyebarannya masih signifikan di Indonesia”, pungkas Jihan.

undefined

SP