IMG-LOGO
Home Halo Berita Takbir Akbar Pondok ...

Takbir Akbar Pondok Pesantren Tremas Tetap Jadi Magnet Masyarakat

Tomi Herlambang - Minggu, 11 Agustus 2019 pukul 12.11
Takbir akbar menyambut Idul Adha 1440 H yang digelar Pondok Pesantren Tremas Takbir akbar menyambut Idul Adha 1440 H yang digelar Pondok Pesantren Tremas (sumber: Halopacitan/Tomi Herlambang)

Halopacitan, Arjosari—Ada saja cara masyarakat Pacitan bergembira menyambut Hari Raya Idul Adha Seperti yang dihelat Perguruan Pondok Tremas dan masyarakat Desa Tremas  dengan menggelar takbir keliling dan parade kendaraan hias.

Jamaah dari sembilan mushola dan satu masjid, serta 13 asrama putra dan 13 kelompok putri para santriwan-santriwati dari Pondok Pesantren Tremas ikut memeriahkan acara yang berlangsung Sabtu (10/08/2019). "Kalau menghitung orang yang terlibat hampir mencapai 4.000 peserta,"  kata Ketua pelaksana lapangan Anwar Sanusi.

Selain menyambut Idul Adha 1440 H, kegiatan juga dilombakan yang terbagi dalam tiga kelompok yaitu asrama putra, kelompok putri dan mushola se-desa. "Penilaiannya dari beberapa kategori mulai dari kekompakan, kreativitas, lantunan takbir dan beberapa elemen lain," lanjut Anwar.

Untuk kategori asrama putrid Juara I, II dan III masing-masing diraih Club D, Club H dan Club I. Sedangkan kategori asrama putra juara I asrama Al I’ianah, Juara II Al Lubab dan Juara III asrama HKD,

Untuk kategori mushola dan masjid Juara I mushola Al-Huda, Juara II Mushola Gunung Lembu dan Mushola Masruatul Khoiriyah sebagai juara III.

Kegiatan menempuh rute sepanjang 6 km tersebut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Arjosari dan sekitarnya untuk menonton. "Besok libur, besok pagi ikut menyembelih hewan korban. Jadi malam ini nonton sampai selesai,"Kata Saefuddin Zuhri, Warga Jatimalang yang mengajak dua anaknya untuk melihat acara hingga selesai.

Salah satu pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas, KH Luqman Harist Dimyati mengatakan kegiatan takbir akbar sendiri adalah salah satu bentuk syiar agama dari pondok Tremas dan masyarakatnya kepada khalayak umum.

Kyai yang juga koordinator nasional "Gerakan Ayo Mondok" itu sebenarnya mempunyai harapan besar bahwa ke depan kegiatan tersebut dapat diperluas cakupannya, baik secara kewilayahan maupun pesertanya.