Tips Agar Anak Terhindar dari COVID-19

Halo Sehat 28 Mei 2020, By Rahmat DS
Tips Agar Anak Terhindar dari COVID-19 (Halopacitan/Rahmat DS)

Pandemi COVID-19 di Indonesia tak hanya merambah orang dewasa tetapi juga anak-anak. Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah anak-anak terpapar COVID-19  paling banyak  se- Asia.

Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K), selaku Ketua IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyampaikan bahwa pasien Covid-19 juga cukup banyak dari kalangan anak-anak. Dilansir dari Popmam.com, Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan lebih lanjut menyampaikan , “Sebanyak 3.324 anak telah berstatus PDP. Dengan jumlah pasien PDP yang meninggal, yaitu 129 anak dan jumlah yang terkonfirmasi positif, yaitu 584 anak dengan 14 kasus meninggal. 

Menanggapi hal tersebut Ketua Forum Anak Kabupaten Pacitan, Aisya Aulia Sudrajat, menyampaikan keprihatinannya. “Kami anak-anak Indonesia sungguh sangat berharap agar kami diberikan jaminan rasa aman dan nyaman. Kami ingin kelak menjadi bagian terbaik negeri ini, maka lindungi kami, tolonglah kalian yang lebih dewasa menyikapi pandemi ini, dengan mengikuti protokol kesehatan sehingga kami pun terlidungi”, ungkapnya saat dihubungi halopacitan, Kamis (28/05/2020).

Orang tua harus tahu mengantisipasi anak terhindar dari virus corona. Dilansir dari halodoc.com berikut tipsnya.

  1. Ajari anak untuk cuci tangan, cuci tangan, dan cuci tangan. Mencuci tangan hingga bersih merupakan salah satu cara paling efektif untuk menghindari virus dan kuman. Namun, Si Kecil harus melakukannya dengan benar.
  2. Ajari cara mencuci tangan yang tepat. Beri tahu dirinya untuk mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik. Jangan lelah mengingatkan agar anak selalu mencuci tangan setelah beraktivitas apa pun.
  3. Cuci tangan sebelum makan. Tips ini tak bisa ditawar-tawar lagi. Mintalah dirinya untuk mencuci tangan sebelum makan. Bila air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60 persen atau lebih.
  4. Ajari etika batuk. Bila dirinya batuk, ajari untuk menutup mulut dan hidungnya menggunakan lekukan siku atau tisu. Kemudian, buanglah tisu tersebut ke tempat sampah yang tertutup. 
  5. Bersihkan barang-barang di sekitarnya. Virus bisa hidup di permukaan benda selama 24 jam. Oleh sebab itu, bersihkanlah barang-barang yang sering digunakannya. Misalnya, meja, komputer, laptop, atau benda-benda lainnya.
  6. Perkuat sistem imun. Berilah Si Kecil asupan makanan yang bisa memperkuat sistem imunnya. Misalnya, sayuran dan buah-buahan yang bisa meningkatkan sistem imun. Contohnya, bayam, brokoli, bawang putih, kunyit, buah-buahan (jeruk, lemon, kiwi, beri, jambu, hingga pepaya), makanan laut (ikan, kerang, dan tiram), hingga yoghurt. 
  7. Istirahat yang cukup. Tidur bisa membantu untuk “mempersenjatai” sistem kekebalan tubuhnya. Tanpa tidur yang cukup tubuh tidak bisa memproduksi sitokin dengan jumlah yang banyak. Padahal, sitokin merupakan sejenis protein untuk melawan infeksi dan peradangan yang secara efektif menciptakan respons imun. Menurut National Sleep Foundation, anak usia 3–5 tahun setidaknya perlu tidur selama 10–13 jam. Sedangkan usia 6–13 selama 9–11 jam, dan usia 14–17 tahun selama 8–10 jam. 
  8. Jangan keluar rumah. Bila Si Kecil sakit, jangan ajak mereka untuk meninggalkan rumah. Perbanyaklah istirahat untuk membantu tubuhnya mengatasi infeksi. Namun, bila gejala tidak membaik, segeralah temui dokter.
  9. Bila mereka sudah sekolah, jangan ragu untuk menanyakan pihak sekolah anak mengenai kebijakan tentang virus corona. 
undefined

SP