Unik, Di Tengah Pandemi Timbang Balita Bawa Sarung Sendiri

Halo Warga 17 Jul 2020, By Peri
Unik, Di Tengah Pandemi Timbang Balita Bawa Sarung Sendiri (halopacitan/peri)

Kebutuhan untuk mengetahui kesehatan dan tumbuh kembang anak di tengah pandemi merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Posyandu mulai beroperasi lagi di Bulan Juli ini setelah beberapa Bulan vakum karena pandemi COVID-19. Hal unik yang dicermati dari kegiatan tersebut adalah bahwa masing-masing orang tua harus membawa sarung sendiri dari rumah untuk menimbang anaknya dan wajib patuhi protokol kesehatan.

Kamis (16/07/2020) di Desa Sukoharjo tepatnya di Dusun Jarum ibu-ibu kader Posyandu mengadakan penimbangan bayi dan balita. Mengingat saat ini masih masa pandemi sehingga pelayanannya  tidak bisa maksimal.

 “Biasanya dulu selain penimbangan balita, juga dilakukan penyuluhan kepada ibu-ibunya, namun saat ini masih masa pandemi untuk penyuluhan  ditiadakan”, kata Nita salah satu kader posyandu kepada halopacitan.

Dalam statemennya Nita juga menegaskan bahwa penimbangan dilakukan di dalam ruangan dan masuknya secara bergantian, setelah penimbangan selesai meraka langsung dipersilahkan pulang dan tidak boleh berlama-lama. Ia juga menyampaikan bahwa setiap selesai penimbangan petugas langsung mencuci tangan dengan handsanitizer. Hal itu dilakukan dalam rangka pencegahan penularan COVID-19.

“Selain mematuhi protokol kesehatan, ibu-ibu membawa sarung sendiri-sendiri untuk penimbangan anaknya, kendalanya kadang yang masih kecil saat ditimbang takut dan menangis, karena biasanya pakai kotak kayu  sekarang pakai sarung”,  tambahnya.

Untuk memperlancar, dalam kegiatan tersebut Nita dibantu oleh kader lain yang mempunyai tugas masing-masing.

“Petugasnya sebanyak empat orang termasuk saya, diantaranya pelayanan di meja pendaftaran, pelayanan bagian penimbangan kemudian pelayanan bagian pencatatan dan konseling, dan pelayanan pemberian makanan tambahan”, tambah ibu tiga anak tersebut..

Lebih lanjut Nita mejelaskan bahwa kelompok posyandunya, melayani sekitar 37 anak dari dua dusun yaitu Dusun Jarum dan Dusun Nitikan.

“Alhamdulillah kegiatanya lancar semua bisa memenuhi aturan yang ditetapkan, semoga keadaanya segera kembali normal dan bisa melayani kegiatan posyandu secara maksimal”. pungkasnya penuh harap.

undefined

SP