Yayasan SMA 271 Tjoewik Bergerak, Peduli Alumni dan Masyarakat Terdampak
Yayasan Alumni 271 Tjoewik Pacitan, terus bergerak mengambil peran percepatan penanganan COVID-19. Setelah memberikan bantuan mesin jahit pada sejumlah alumni, Yayasan SMAN 271 Tjoewik Pacitan bergerak, membagikan sembako untuk alumni dan masyarakat Pacitan terdampak.
Tidak bisa dipungkiri COVID-19 yang telah menjadi pandemi dan juga dinyatakan sebagai bencana nasional telah membawa efek luar biasa, termasuk kehidupan perekonomian masyarakat. Anjuran untuk tinggal di rumah dan bekerja dari rumah (stay at home dan work from home) mengakibatkan sejumlah UMKM harus benar-benar berhenti beraktivitas. Pendapatan masyarakat pun berkurang sehingga perlu support dari berbagai pihak yang peduli demi masyarakat Pacitan.
Deny, salah satu alumni SMAN Tjoewik Pacitan menyampaikan “Kami sekeluarga merasa bersyukur. Ditengah pandemi yang semuanya serba terbatas ini, bantuan dari Yayasan Alumni SMAN 271 Tjoewik ini sangat bermanfaat dan memang dibutuhkan oleh kami”, ungkapnya pada halopacitan, Rabu (15/04/2020).
“Harapan saya semoga aksi sosial seperti ini dapat dinikmati tidak hanya untuk sesama alumni, tapi juga untuk masyarakat lain yang sama kondisinya sedang kesusahan. Dan dapat juga menjadi contoh kegiatan serupa untuk organisasi/lembaga lain atau bahkan tokoh masyarakat untuk saling membantu sesama khususnya di Kabupaten Pacitan. Dan juga semoga, semua bantuan ini mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT”, ungkap guru privat, warga Kedungbendo Arjosari itu menutup.
