Jumat, 13 Maret 2020 15:42 WIB
Penulis:SP

Kamis (12/03/2020), Ir. H. Sudarmoko khusus dihadirkan untuk memberikan edukasi kepada para siswa dan alumni yang tertarik dalam bidang peternakan dan pertanian. Tema yang diangkat kali ini adalah worksop Isolasi bakteri dan budidaya jahe.
Kehadiran Ir. H. Sudarmoko, disambut antusias. Siapa sangka anak yang lahir di desa dan lulusan SMAN 1 Pacitan tersebut mampu menduduki jabatan penting bahkan dipercaya oleh perusahaan luar negeri untuk menjadi Medical Director FBNZ (Foterra Brands New Zealand), Animal Feed Research di Palmerstone Nort NZ, dan Sales Director AHP (American Home Product).
Penanggung jawab Integreated Farming System Lembah Kamuning Farm tersebut, memberikan motivasinya kepada para siswa bahwa Indonesia ini adalah negara yang kaya. Indonesia kaya akan material yang luar biasa. “Jangan malu menjadi anak Pacitan . Anak Pacitan, anak-anak Indonesia adalah anak-anak hebat”.
Ir. H. Sudarmoko dalam kesempatan juga menyampaikan, “Jangan malu menjadi petani atau peternak. Kalau di New Zeland, petani dan peternak kastanya paling tinggi, namun sebaliknya di Indonesia, yang dijuluki negera agraris”. Laki-laki yang saat ini sedang melakukan pendampingan pembangunan embung di Desa Tremas Kecamatan Arjosari Pacitan tersebut juga mengatakan bahwa “Embung yang mulai dibangun tersebut dalam tiga bulan ke depan akan selesai pembangunannya. Di sekeliling embung tersebut akan dibuat sebagai tempat wisata salah satunya lokasi petik buah, seperti kelengkeng, durian, dan berbagai sayuran”, tegasnya.
Bertempat di Galeri SMAN 1 Pacitan, para siswa mendapatkan ilmu bagaimana melakukan isolasi bakteri. Didampingi oleh guru biologi SMAN 1 Pacitan, akhirnya para siswa berhasil membuat isolasi bakteri, terbukti ketika diberikan aliran arus listrik, lampu menyala dengan sangat terang. Bakteri yang telah diisolasi tersebut dalam 28 hari ke depan sudah akan bisa dimannfaatkan sebagai pupuk sehingga tanaman akan lebih subur dan berbuah lebat.
Bagikan