
Mahasiswa KKN UNS Latih Warga Jetis Kidul Buat BioProtek dan Pupuk Organik Cair
- Mahasiswa KKN Kelompok 190 UNS gelar pelatihan pembuatan biopestisida dan pupuk organik cair bagi petani di Desa Jetis Kidul Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Sabtu, 18 Juli 2026.
Halo Berita
JETIS KIDUL, ARJOSARI, PACITAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 190 Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan kegiatan pelatihan pembuatan biopestisida dan pupuk organik cair bagi petani di Desa Jetis Kidul Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Sabtu, 18 Juli 2026. Sekitar 30 anggota Kelompok Tani setempat mengikuti kegiatan yang berlangsung di Balai Kemasyarakatan Desa Jetis Kidul.
Pelatihan digelar dalam dua sesi, yakni pembuatan Bio Protek, yakni biopestisida berbasis bawang putih, serai gula merah, dan EM4, serta pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah organik rumah tangga. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja KKn Kelompok 190 yang mengusung tema penguatan ekonomi masyarakat melalui pegembangan industri kakao di Desa Jetis Kidul.
Adapun sebelum itu, tim KKN UNS lebih dulu menguji coba sendiri proses pembuatan kedua produk agar demonstrasi dapat berjalan dengan baik.

Pada hari pelaksanaan, petani yang ikut hadir tidak hanya menyimak materi yang disampaikan melainkan juga ikut terlibat dalam prosesnya, seperti menghaluskan dan mencampur bahan hingga proses fermentasi yang kemudian hasilnya turut dibagikan kepada petani.
Sebagai penanggung jawab kegiatan Husain dan Ivan mengatakan, momen yang paling berkesan bagi mereka adalah melihat para petani yang ikut antusias mengikuti pelatihan dari sesi Bio Protek hingga sesi POC.
“Hal yang cukup berkesan adalah melihat peserta tetap mengikuti kegiatan dari sesi BioProtek sampai sesi POC. Peserta tidak hanya datang untuk mendengarkan materi, tetapi beberapa di antaranya juga ikut terlibat langsung dalam proses demonstrasi dan praktik," ungkap Husain.
Selama pelaksanaan, kegiatan ini tentunya mendapatkan dukungan dari Kepala Desa dan perangkat desa Jetis Kidul yang pun membantu memfasilitasi tempat serta koordinasi dengan kelompok tani.
“Saya serta teman-teman KKN berharap Pemerintah Desa Jetis Kidul dapat terus mendukung berbagai inovasi, khususnya di bidang pertanian, agar potensi yang dimiliki desa dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ivan.
