Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus /who.int
Halo Berita

Selidiki Asal-usul COVID-19, WHO Sampaikan Semua Hipotesis Masih Terbuka

  • WHO pada pecan ini  melakukan penyelidikan di China terkait virus corona. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir dari Trenasia.com Minggu (14/14/2021) mengatakan semua hipotesis masih terbuka dalam penyelidikan tersebut. Dalam misi tersebut mereka tidak lagi menyelidiki lebih jauh pertanyaan tentang apakah virus corona baru itu lolos dari laboratorium, hal itu yang dianggap sangat tidak mungkin. Namun Amerika Serikat telah mengatakan akan meninjau temuan dari misi WHO tersebut.

Halo Berita
SP

SP

Author

WHO pada pecan ini melakukan penyelidikan di China terkait virus corona. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir dari Trenasia.com Minggu (14/14/2021) mengatakan semua hipotesis masih terbuka dalam penyelidikan tersebut. Dalam misi tersebut mereka tidak lagi menyelidiki lebih jauh pertanyaan tentang apakah virus corona baru itu lolos dari laboratorium, hal itu yang dianggap sangat tidak mungkin. Namun Amerika Serikat telah mengatakan akan meninjau temuan dari misi WHO tersebut.

“Beberapa pertanyaan telah diajukan mengenai apakah beberapa hipotesis telah dibuang. Setelah berbicara dengan beberapa anggota tim, saya ingin memastikan bahwa semua hipotesis tetap terbuka dan memerlukan analisis dan studi lebih lanjut,” kata Tedros dikutip dari Reuters, Sabtu 13 Februari 2021.

“Beberapa dari pekerjaan penyelidikan itu mungkin berada di luar kendali dan ruang lingkup misi (WHO) ini. Kami selalu mengatakan bahwa misi ini tidak akan menemukan semua jawaban, tetapi telah menambahkan informasi penting yang membawa kita lebih dekat untuk memahami asal-usul virus penyebab COVID-19,” ujar Dirjen WHO itu.

Dalam misi penyelidikan WHO tersebut mengatakan hipotesis utamanya adalah bahwa virus corona baru berasal dari kelelawar, meskipun ada beberapa kemungkinan skenario bagaimana virus itu menular ke manusia, mungkin pertama dengan menginfeksi spesies hewan lain.

Sementara itu, Pemerintahan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang meninggalkan jabatannya bulan lalu, mengatakan pihaknya yakin virus corona baru itu mungkin telah keluar karena kebocoran dari laboratorium di kota Wuhan di China.

China membantah keras hal itu, dan mengatakan Institut Virologi Wuhan tidak mempelajari virus-virus terkait.