Hore! Pembelajaran Tatap Muka Segera di Mulai

SP -05 Maret 2021 03:01 WIB,
Upacara Bendera di Sekolah (sumber: halopacitan/istimewa)

Pemerintah melalui mentargetkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) hingga akhir Juni 2021, vaksinasi COVID-19 bagi pendidik dan tenaga pendidik selesai, sehingga  di tahun ajaran baru 2021/2022 pada bulan Juli kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan secara tatap muka.

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim seperti dilansir dari Trenasia.com Kamis (4/3/2021) menargetkan semua sekolah sudah melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka mulai Juli 2021.

 

“Target kami hingga akhir Juni, vaksinasi COVID-19 bagi lima juta pendidik dan tenaga pendidik selesai sehingga pada tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada minggu kedua dan ketiga Juli pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka,” ujar Nadiem dalam dialog Mendedar Kuota Belajar di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 3 Maret 2021.

 

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan dilakukan dengan sistem rotasi, yang mana baru sekitar 50% siswa yang masuk dan sisanya melakukan pembelajaran daring. Pembelajaran dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

 

Pemerintah melalui Mendikbud pada tahun ini masih menerapkan fleksibilitas untuk pengelolaan dana BOS.  Dana BOS tersebut  dapat digunakan untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka.

 

“Jadi dana BOS bisa digunakan untuk memenuhi daftar periksa pembelajaran tatap muka. Sekarang harus sudah dimulai, ketika vaksinasi sudah bergulir pasti sekolah didorong untuk membuka sekolah,” kata dia.

 

Nadiem menambahkan penggunaan dana BOS memberikan keleluasaan pada kepala sekolah untuk menentukan apa yang terpenting dan dibutuhkan oleh sekolah, terutama di tengah pandemi COVID-19.

 

“Kita benar-benar memberikan keleluasaan pada satuan pendidikan kita untuk mengambil langkah yang cepat dan tepat dengan kondisi yang sangat berbeda. Ini kebijakan yang mengubah kemampuan dan kegesitan setiap unit pendidikan,” kata Nadiem.

 

Sementara itu, pihaknya juga memastikan bahwa bantuan kuota internet hanya berlangsung hingga Mei 2021, karena pembelajaran tatap muka akan segera dilakukan pada tahun ajaran baru.

Bagikan:

RELATED NEWS