PT Pertamina (Persero) Membuka Kesempatan Bagi Masyarakat Untuk Menjadi Mitra Pertashop

Halo Berita 20 Feb 2021, By Rahmat DS
PT Pertamina (Persero) Membuka Kesempatan Bagi Masyarakat Untuk Menjadi Mitra Pertashop (Halopacitan/Rahmat DS)

Masyarakat di wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses, kini tetap dapat menikmati produk Pertamina berkat jaringan Pertashop. PT Pertamina (Persero) seperti dilansir dari Trenasia.com Jumat (19/2/2021) berupaya mengembangkan dan memperluas bisnis melalui jaringan Pertashop.

“Pertashop merupakan lembaga penyalur resmi yang dimiliki oleh Pertamina, dengan skala yang lebih kecil dibandingkan dengan SPBU,” mengutip keterangan tertulis Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Jumat, 19 Februari 2021.

Nicke mengatakan, Pertashop telah memiliki aspek legalitas dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sehingga dapat memenuhi kebutuhan energi dalam bentuk Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat pedesaan. Hal ini akan mempermudah masyarakat di wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses, tetap dapat menikmati produk Pertamina.

Adapun tujuan adanya Pertashop, agar distribusi energi dapat dilakukan secara merata. Bahkan BBM yang dijual di Pertashop memiliki kualitas dan harga yang sama dengan SPBU..

“Distribusi yang merata bisa memunculkan multiplier effect bagi ekonomi di pedesaan,” tambahnya. Di samping BBM, lanjut Nicke, Pertashop juga menjual Bright Gas 5,5 Kg dan pelumas.

Masyarakat luas diberikan kesempatan secara terbuka untk menjadi Mitra Pertahop Pertamina dengan cara dengan mendaftar online di laman https://ptm.id/MitraPertashop.

Untuk menjadi calon mitra, terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, seperti memiliki legalitas usaha berbentuk badan usaha dan/atau badan hukum CV, Koperasi, maupun PT.
Kemudian melengkapi dokumen seperti, KTP, NPWP, dan akta perusahaan. Ketiga, memiliki atau menguasai lahan untuk operasional Pertashop, serta mendapat rekomendasi dari kepala desa setempat. Kriteria lokasi untuk bisnis Pertashop juga mesti diperhatikan, seperti aksesibilitas untuk mobil tangki dan pengiriman modular, serta ketersediaan jaringan listrik.

undefined

SP