Sebanyak 2400 Vial Vaksin Datang di Pacitan, Nakes Jadi Prioritas Utama

Halo Berita 27 Jan 2021, By Rahmat DS
Sebanyak 2400 Vial Vaksin Datang di Pacitan, Nakes Jadi Prioritas Utama (halopacitan/istimewa)

Selasa (26/1/2020) Sebanyak 2400 vial dosis vaksin COVID-19 tiba di Pacitan. Saat ini vaksin tersebut tersimpan di UPT Gudang Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan.

 

 Vaksin tersebut dibawa dari Surabaya dengan menggunakan satu truk bok berpendingin milik Indofarma dengan pengawalan ketat aparat Polri-TNI hingga masuk ke tempat penyimpanan (cold chain). Vaksin tiba di di UPT Gudang Farmasi Dinkes Pacitan sekitar pukul 19.00 WIB dan diterima langsung oleh komandan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pacitan, Indartato.

 

Dalam kesempatan tersebut hadir Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H, S.I.K, M. Dandim 0801 Pacitan Letkol Kav. Ibnu Khazim, S.I.P., M.Si. Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan Noer Adi, S.H. Sekda Pacitan Dr. Ir. Heru Wiwoho Supadi Putro, M.Si. serta Plt. Kadinkes Kabupaten Pacitan dr. Hendra Purwaka.

 

Pada kesempatan tersebut, Pelaksana harian (Plh) Kasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Susilo Ari Wardani selaku tim pengantar vaksin COVID-19 ke Pacitan menjelaskan pada Selasa petang proses pengantaran vaksin COVID-19 tersebut telah dilakukan di lima kota. Kabupaten Blitar sebanyak 3.000 vial, Blitar kota : 10.240 vial. Kabupaten Tulungangung : 4.400 vial. KabupatenTrenggalek : 3.000 vial. Kabupaten Pacitan : 2.400 vial


“Jadi kami berangkat dari gudang farmasi Provinsi satu truk ini ke lima daerah hari ini, yakni ke Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek dan terakhir ke Kabupaten Pacitan," Jelas Susi, seperti dilansir dari @pemkabpacitan.

 

Lebih lanjut  Susi menyampaikan bahwa perjalanan dari Kota Surabaya ke Pacitan berjalan dengan lancar.“Tadi berangkat dari Surabaya pukul 10.30 WIB dibantu dengan teman-teman Polda, dan kami menjamin stabilitas mutu vaksin tetap terjaga, suhu tetap kita jaga pada kisaran 2,8 celcius, di mobil kita pantau, disini kita pantau dan di gudang kita pantau,”jelasnya.

"Kita berharap, tahap pertama bisa segera disuntikkan ke tenaga Kesehatan untuk perlindungan sebagai garda terdepan,nanti teman-teman dinas Kesehatan yang menindaklanjuti,” kata Susi mengakhiri.

undefined

SP