Sekolah Sepak Bola Mulai Dilirik Anak-anak Pacitan

Halo Berita 24 Jun 2020, By Rahmat DS
Sekolah Sepak Bola Mulai Dilirik Anak-anak Pacitan (dokumen pribadi)

Terlihat remaja sedang asyik memainkan si kulit bundar dengan teknik khas seorang murid sekolah bola, keringat yang mengalir dengan senyum kepuasan terlihat di wajahnya. Di pinggir lapangan seorang ayah menatap dengan mata berbinar melihat kemampuan anaknya yang semakin terasah di sekolah sepakbola yang diikutinya. Muzaki Dafa Eka Putra salah satu murid sekolah sepakbola KHFA (Kas Hartadi Football Academy) yang berasal dari Pacitan.

 

“Sudah dua tahun anak saya ikut sekolah sepakbola KHFA (Kas Hartadi Football Academy) di Solo. Alhamdulillah hobi main bola anak saya tersalurkan dengan baik, tidak sekedar main bola tetapi sekarang anak saya sudah bisa sepak bola dengan teknik yang benar dan semakin terasah selain itu anak saya sudah ikut beberapa seleksi, terakhir anak saya ikut seleksi di Arema U-15 sampai tahap dua” ucap Bejo Setiya Budi orang tua dari Muzaki kepada halopacitan minggu(21/6/2020).

 

Pada kesempatan yang sama Mukhlisin orang tua dari Krisbian Putra Pradana asal kecamatan tulakan Pacitan mengatakan bahwa setelah anaknya ikut sekolah sepak bola ini menjadi disiplin, menghargai waktu dan sudah tidak punya waktu lagi untuk main game.

 

“Anak saya baru tahun ajaran ini masuk sekolah Sepak Bola, awal saya ragu karena dia anak satu satunya, tetapi setelah seminggu berada disana saya merasakan perubahan sikapnya, lebih dewasa, displin dan menghargai waktu terlihat dia sudah bisa lepas dari main game. Saya sebagai orang tua hanya ingin memfokuskan hobinya main bola menjadi lebih terarah, masalah masa depannya tergantung pada usahanya dan kehendak Allah, ucapnya. 

 

Muzaki Dafa Eka Putra pemain bek kanan berasal dari kecamatan Donorojo, Novian sayap kiri berasal dari Kecamatan Punung dan Krisbian pemain cadangan sayap kanan berasal dari Kecamatan Tulakan adalah anak-anak Pacitan yang ikut di  sekolah sepakbola KHFA (Kas Hartadi Football Academy) Solo. Mereka beralasan selain lokasinya tidak jauh dari kota besar, juga nama besar pelatih Kashartadi yang menjadi pertimbangannya.

 

Masih ingat dengan sosok Kashartadi, mantan pelatih Sriwijaya FC yang sukses menghadirkan juara Indonesian Super League (ISL) di musim 2011/2012?. Pelatih yang mendapat julukan Kashardiola sewaktu membawa Sriwijaya FC juara ini adalah pemilik sekaligus pelatih Sekolah Sepak Bola (KHFA) Kas Hartadi Football Academy . Baru-baru ini minggu(21/6/2020) sekolah sepak bola miliknya melakukan laga Trofeo Sepakbola Punung bersama AC Puma Punung Pacitan dan BFC Baturetno Wonogiri

 

“Anak didik kami usia antara tiga belas sampai lima belas tahun pendidikan SMP dan SMA. Kami baru melatih anak didik kami selama 15 hari, itupun hanya pagi hari karena sore tidak memungkinkan dan saya lihat potensi anak-anak Punung Pacitan bagus-bagus, tinggal pengarahan dan dapat pelatih yang tepat saja” ucap Kashartadi.

undefined

SP