Asyik, Penerima Beasiswa LPDP Bakal Meningkat

Amirudin Zuhri - Kamis, 18 November 2021 12:32 WIB
Tangkap layar Acara Simposium bertema Pengembangan Kompetensi Talenta SDM Iptek Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 berlangsung pada 17-18 November 2021. (istimewa)

JAKARTA—Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) optimistis jumlah penerima manfaat dana pendidikan akan meningkat cukup tajam seiring dengan diperkuatnya kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

LPDP mencatat, akumulasi penerima beasiswa dari lembaga itu mencapai total 27.997 orang per 31 Agustus 2021. Adapun, jumlah penerima dari hasil kolaborasi dengan Kemendikbudristek mencapai 28.229 orang.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan, mulai tahun ini pihaknya telah memperluas ruang lingkup pemanfaatan dana abadi pendidikan lewat dukungan terhadap sejumlah program seperti Kampus Merdeka dan pengembangan pendidikan vokasi.

“Kami optimistis dalam waktu dekat, jumlah penerima beasiswa hasil kerja sama ini bisa mencapai kisaran 40.000 orang,” katanya di sela acara simposium bertema Pengembangan Kompetensi Talenta SDM Iptek Unggul Menuju Indonesia Emas 2045, Kamis 18 November 2021.

Dia menegaskan, pihaknya akan memperkuat dukungan terhadap program-program Kemendikbudristek dan BRIN terutama dari segi pembiayaan untuk riset dan inovasi.

Sebagai catatan, akumulasi dana yang dikelola oleh LPDP per 31 Agustus 2021 mencapai Rp90,11 triliun. Perinciannya, dana abadi pendidikan Rp81,12 triliun, dana abadi penelitian Rp4,99 triliun, dana abadi kebudayaan Rp1 triliun, dan dana abadi perguruan tinggi Rp3 triliun.

Dalam acara yang sama, Kepala BRIN Handoko mengatakan sinergi antar lembaga ini diharapkan bisa memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan riset.

“Seperti yang kita ketahui, pendidikan S2 dan S3 [yang banyak dibiayai oleh LPDP] basisnya adalah aktivitas riset. Harapannya semoga ini terus meningkat, terutama yang di dalam negeri,” jelas Handoko.

Selain itu, tambahnya, BRIN juga tengah mempersiapkan skema hibah bersifat kompetitif murni untuk makin memacu aktivitas riset dan inovasi di tanah air.

Simposium bertema Pengembangan Kompetensi Talenta SDM Iptek Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 berlangsung pada 17-18 November 2021 dengan mengombinasikan pola luring dan daring di Jakarta.

Kegiatan simposium itu untuk merancang rencana aksi bersama dalam mengembangkan kompetensi SDM iptek untuk dapat berkolaborasi sehingga dapat memberi dampak akademis, sosial, maupun ekonomi.

Tulisan ini telah tayang di eduwara.com oleh Bunga NurSY pada 18 Nov 2021

Bagikan

RELATED NEWS